Mengulik Manfaat Teh Hijau

Tanaman teh yang dikenal dengan nama Camellia sinensis sudah lama dikenal sebagai salah satu produk tanaman yang mempunyai banyak khasiat.  Ada beberapa macam jenis olahan teh, namun yang lazim dikonsumsi masyarakat adalah jenis teh hitam dan teh hijau. Semua jenis teh mengandung antioksidan. Faktanya teh hijau mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan  dengan teh hitam. Teh hijau juga lebih kaya antioksidan dibanding blueberry, klorofil dan jenis berry lainnya.

Teh hijau dikenal kaya akan senyawa teofilin, teobromin, vitamin C, vitamin E, vitamin B kompleks, serta sejumlah mineral seperti fluor, fosfor, kalsium, stronsium, besi, zink, dan magnesium. Polifenol yang paling banyak ditemukan dalam teh hijau adalah flavanol, yaitu  katekin. Katekin yang terkandung dalam teh hijau sering disebut oleh para ahli nutrisi dan  kesehatan sebagai EGCG (epigallocatechin gallate) yaitu bahan alami yang nilai antioksidannya sangat tinggi. EGCG pada teh hijau nilai antioksidannya lebih kuat 20x dibanding vitamin E.

Manfaat teh hijau antara lain adalah mengurangi resiko kanker, menurunkan kolesterol dalam darah, mencegah tekanan darah tinggi, membunuh bakteri, membunuh virus influenza, menurunkan berat badan, mencegah pengeroposan gigi, menurunkan resiko jantung koroner, meningkatkan konsentrasi belajar, mencegah parkinson, mencegah penyakit ginjal, meningkatkan kekebalan tubuh dan antiosteoporosis.

Fungsi utama antioksidan (EGCG dalam teh hijau) adalah mendonorkan elektron kepada spesi radikal bebas, sehingga mencegah radikal bebas tersebut menarik elektron lain dari bagian sel tubuh yang sehat.  Jika sel tubuh yang sehat elektronnya ada yang berkurang, hal ini berakibat terjadinya gangguan dan kerusakan sel, jaringan dan organ tubuh. Dengan pemberian antioksidan, radikal bebas dalam tubuh dapat dikendalikan sehingga gangguan pada sel, jaringan dan organ tubuh yang menimbulkan gangguan kesehatan mulai dari penyakit degeneratif sampai penyakit sel abnormal yaitu kanker, tumor, autoimun, dan sebagainya dapat dicegah.

Di zaman modern ini kita tidak dapat menghindar dari polusi industri, polusi kendaraan di jalan raya, makanan siap saji yang mengandung perisa sintetis, pewarna makanan sintetis, pengawet makanan, bahan-bahan parfume ruangan, bahan-bahan kosmetik, radiasi HP dan sebagainya. Semua ini jika terpapar ke tubuh kita, maka akan menyebabkan munculnya banyak radikal bebas di dalam tubuh kita yang jika tidak dikendalikan, maka kita semua semakin berisiko menderita penyakit-penyakit degeneratif sampai penyakit sel abnormal.

Solusinya dengan sesering mungkin minum teh hijau akan menghindarkan kita  dari resiko penyakit-penyakit diatas dan kesehatan kita semakin terjaga.

Konsep Karnus merekomendasikan bahwa nutrisi yang mengandung teh hijau diperlukan dalam penanganan berbagai penyakit degeneratif dan kanker yang saat ini sudah banyak terbukti keberhasilannya.

Chat via WhatsApp!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *